Senin, 18 Mei 2026
Beranda / /

  • Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
    Nasional | 2 bulan lalu
    Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan, zakat tetap merupakan kewajiban individual (fardhu ‘ain) dan bagian dari rukun Islam yang tidak berubah kedudukannya. 


  • Pembaruan Sistem, BPJPH Minta Maaf atas Gangguan Akses SIHALAL
    Nasional | 1 tahun lalu
    Pembaruan Sistem, BPJPH Minta Maaf atas Gangguan Akses SIHALAL

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus berupaya meningkatkan layanan sertifikasi halal. Terbaru, upaya dilakukan dengan melakukan pembaruan pada Sistem Informasi Halal atau SIHALAL, dilengkapi panduan penggunaan SIHALAL untuk layanan sertifikasi halal reguler dan self declare.

  • Buntut Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Pagar Mapolsek Samalanga, Nyak Din Minta Maaf
    Aceh | 2 tahun lalu
    Buntut Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Pagar Mapolsek Samalanga, Nyak Din Minta Maaf

    DIALEKSIS.COM | Bireuen - Nasruddin alias Nyak Din yang merupakan Panglima Sagoe wilayah Kuta Glee Daerah 1 KPA Wilayah Batee Iliek pelaku yang melakukan pemasangan Bendera Bulan Bintang di Pagar Mapolsek Samalanga, Bireuen, Aceh, pada hari Jumat (29/3/2024) lalu, akhirnya meminta maaf kepada masyarakat atas aksinya yang sempat menyita perhatian publik.

  • Pria yang Mengaku Imam Mahdi di Aceh Utara Minta Maaf
    Aceh | 4 tahun lalu
    Pria yang Mengaku Imam Mahdi di Aceh Utara Minta Maaf

    DIALEKSIS.COM | Aceh Utara - Seorang pria yang mengaku dirinya sebagai Imam Mahdi, Armia warga Gampong Buket Guru, Kecamatan Payabakong, Aceh Utara, minta maaf atas aksi yang dilakukannya itu dan bikin gaduh masyarakat.

  • Demokrat: Wajib Minta Maaf Kubu Moeldoko ke Rakyat dan Presiden
    Nasional | 5 tahun lalu
    Demokrat: Wajib Minta Maaf Kubu Moeldoko ke Rakyat dan Presiden

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Gerombolan Moeldoko yang harus minta maaf kepada rakyat dan Presiden. Mereka mesti minta maaf kepada rakyat, karena dua hal. Pertama, sudah membuat bising ruang publik dengan narasi-narasi bohong dan fitnahnya. Tidak ada nilai positif yang bisa diambil dari perilaku gerombolan Moeldoko selama dua bulan ini. Tidak ada nilai-nilai demokrasi yang bisa diteladani. Justru gerombolan Moeldoko selama dua bulan ini mempertontonkan perilaku yang tidak menaati hukum dan mengabaikan etika, moral, serta kepatutan.